P

Perusahaan yang memiliki stan di sebuah pameran rata-rata memerlukan waktu 3 detik untuk menarik minat pengunjung melalui tampilan visual booth mereka. Oleh karena itu, perusahaan harus memanfaatkan waktu 3 detik tersebut untuk menkomunikasikan pesan brand utama mereka kepada pengunjung pameran agar mereka terpikat dan datang mengunjungi booth. Hal ini dapat ditempuh dengan penggunaan stan yang menarik perhatian.

Untuk itu pada artikel ini akan dijelaskan mengenai beberapa tips desain yang dapat diaplikasikan pada stan pameran agar terlihat lebih menarik, sehingga waktu 3 detik untuk konsumen tersebut dapat berlangsung selamanya.

1. Komposisi
Yang dimaksud dengan komposisi di sini adalah kesatuan antara bentuk, warna, gambar dan teks agar membentuk tampilan dan rasa yang kohesif. Beberapa cara yang dapat ditempuh untuk mendapatkan komposisi terbaik dalam stan pameran adalah :
a. Penataan sesuai hirarki
Penataan elemen visual menurut hirarki berarti mengelompokkan elemen grafis menurut tingkat kepentingannya sesuai ukuran dan kejelasan. Seperti misalnya logo perusahaan yang penting, diharuskan memiliki ukuran lebih besar dibanding elemen pelengkap lainnya.
b. Konsep kontras
Kontras dapat ditempuh dengan penggunaan warna kontras maupun jenis huruf yang kontras. Warna yang kontrs dapat menggunakan jenis warna berbeda di dalam lingkaran warna (hue) maupun tingkat gelap-terang yang berbeda jauh. Sedangkan untuk tulisan, arah dapat disesuaikan yakni dari kiri ke kanan, sehingga informasi yang tertulis dapat memudahkan alur perhatian pengunjung.
c. Point of Interest
Setiap bentuk desain pasti memiliki titik penting (focal point) untuk menarik perhatian. Elemen yang menarik perhatian di sini dapat berupa logo, mock up produk dalam ukuran yang berbeda sebagai dekorasi ataupun elemen desain lain yang dapat membuat pengunjung tertarik dengan produk yang Anda tawarkan.

2. Penggunaan Warna
Warna adalah detail yang paling penting pada sebuah stan pameran, karena warna memiliki kemampuan untuk membentuk suasana atau mood ruang. Perpaduan warna haruslah menarik, enak dipandang dan eye catching. Meskipun warna harus konsisten dengan dengan keseluruhan desain stan, namun warna tersebut tetap harus membuat stan penjualan menjadi lebih menonjol dan memiliki harmoni. Yang dimaksud harmoni di sini adalah penataan warna yang menarik untuk membentuk prospek dan ketertiban visual pada stan.

Aplikasi warna yang terlalu norak usahakan untuk tidak diaplikasikan pada elemen yang memerlukan jarak pandang yang dekat pengamatannya. Warna ini dapat digunakan untuk elemen yang membutuhkan jarak pandang jauh dan ditujukan untuk menarik konsumen dari jauh. Hindari juga warna yang terlalu beragam, karena desain tidak hanya tertuju pada warna tapi juga kesatuan warna dengan elemen desain lain seperti tulisan, grafis dan bentuk.

3. Posisi Elemen Grafis
Ukuran, keterbacaan dan tujuan perletakkan elemen grafis, baik gambar maupun tulisan, adalah faktor yang harus dipertimbangkan dalam meletakkan elemen grafis dalam stan. Kategori grafis dapat dibagi menjadi 3 bagian untuk memudahkan desain dan tata letaknya di dalam sebuah stan pameran.
a. Grafis utama jarak jauh yang terletak di stan harus dapat terbaca pada jarak kurang lebih 30 meter. Grafik utama ini dapat berupa logo perusahaan, tulisan merk produk atau gambar dari produk utama yang perusahaan Anda tawarkan.
b. Grafik utama yang digunakan untuk stan jenis peninsula exhibits atau island exhibits dapat diletakkan di atas menara gantung atau papan gantung.
c. Untuk pameran in-line (inline exhibits), grafis dapat diletakkan di bagian atas kanopi, di bagian dinding belakang dan harus ditampilkan dengan ketinggian maksimum yang diijinkan oleh pihak penyelenggara.

4. Timbulkan Rasa Penasaran pada Konsumen
Seiring dengan perkembangan teknologi, kemungkinan untuk menarik perhatian pengunjung melalui inovasi grafis maupun teknologi memungkinkan untuk ditambahknan. Manusia adalah makhluk visual, untuk itu kecanggihan fitur audio visual seperti penggunaan layar sentuh maupun layar plasma interaktif dapat digunakan di stan pameran Anda. selain itu untuk data penting bisnis Anda, anda juga dapat menggunakan chart, grafik, infografis maupun ilustrasi yang dapat menyederhanakan gagasan kompleks.

Citra grafis yang dapat diterapkan pada stan penjualan antara lain adalah :
a. Gambar atau tulisan tebal dengan latar belakang yang sederhana dapat membuat visual tampak lebih jelas dan memudahkan pencapaian pesan
b. Gunakan gambar yang memiliki resolusi tinggi
c. Gunakan gambar orang yang berkegiatan, jangan terlalu banyak menggunakan gambar pemandangan

5. Branding
Perusahaan yang mengikuti pameran dagang, sangat penting untuk memamerkan karakter merk Anda. karakter dan kepribadian merk ini dapat dianalogikan seperti karakter manusia yang memiliki kejujuran, keadilan, keramahan, integritas dan komitmen kepada para pelanggan.

Pada saat perencanaan persiapan pameran, tentukan sasaran demografi konsumen dan kelebihan merk perusahaan yang dapat ditawarkan kepada pengunjung. Dengan begitu Anda dapat menentukan konsep visual booth pameran Anda sebagai pengikat dan sarana komunikasi kepada konsumen perusahaan.

Saat merencanakan konsep merk (branding) dan visualisasi stan, Anda dapat menggunakan beberapa contoh pertanyaan berikut ;
a. Apakah merk Anda termasuk merk feminine, maskulin atau untuk semua gender?
b. Siapakah sasaran konsumen Anda? Tua, muda, remaja atau anak?
c. Apakah perusahaan Anda merupakan industri modern atau tradisional?
d. Apakah merk Anda merupakan produk formal atau produk entertain? , dan sebagainya.

Beberapa pertanyaan tersebut akan menggiring Anda untuk menentukan konsep visual stan mulai dari penggunaan warna, font tulisan, bentuk yang dominan, elemen tambahan hingga pencahayaan.